Kedamaian Hati
terinspirasi pada siang bolong yang menenangkan hati
terinspirasi pada siang bolong yang menenangkan hati
Ketika sang surya tengah berbangga
Kudapati bumi tersinari
Diiringi negeri kapuk melayang
Yang terpampang dengan pesonanya
Seiring waktu berjalan
Sang surya pun mulai merendah
Kuratapi umurku mulai pergi
Sambil memandang matahari yang bersembunyi
Siang pun melangkah pergi
Bersama turunnya tetes air hujan
Membasahi bumi nan sunyi
Mendekati bangkitnya putri malam
Tiada lagi yang mengusiknya
Tiada lagi kan membencinya
Walau alam terasa lebih dingin
Kan kusyukuri nikmat ini
Terasa tenang sekali semesta ini
Melenyapkan muluk-muluk dalam anganku
Inikah ketenangan yang kucari?
Kurasakan sebagai kedamaian hati
Kudapati bumi tersinari
Diiringi negeri kapuk melayang
Yang terpampang dengan pesonanya
Seiring waktu berjalan
Sang surya pun mulai merendah
Kuratapi umurku mulai pergi
Sambil memandang matahari yang bersembunyi
Siang pun melangkah pergi
Bersama turunnya tetes air hujan
Membasahi bumi nan sunyi
Mendekati bangkitnya putri malam
Tiada lagi yang mengusiknya
Tiada lagi kan membencinya
Walau alam terasa lebih dingin
Kan kusyukuri nikmat ini
Terasa tenang sekali semesta ini
Melenyapkan muluk-muluk dalam anganku
Inikah ketenangan yang kucari?
Kurasakan sebagai kedamaian hati
Yooyaku *T_T*,puisi yang kutulis dengan bantuan inspirasi alam yang menenangkan jiwa ini selesai juga Yes! Yes!(lebai banget ya,maklum lah saking senangnya watashi ya ekspresinya begini hehe (:b). Semoga anata wa dapat merasakan gambaran alam dari impianku(mungkin orang lain juga)
Tapi maaf ya kalau shiika ini g'terlalu luar biasa alias biasa2 aja nih.(walau bagiku luar biasa banget)

5 komentar:
hi Yaasin!
wow,your poem is really excellent!
I felt calm when I read it. Don't you know? It's so nice for me. I think you have ability to become an author.
Why you don't sure that your poem is good? You must know, the challenge for all of person who want to be an author, are self confidence and forbearance. Don't be pessimist. just write, write, write and write whenever and wherever you are.
Hey. I want to tell you something. (But it's only my opinion, don't be seriously OK?)
I slowly know that why most of the poem author is have so many imagination or beautiful words in their poem. I think, it's cause of their life. It's cause of their lonely life. Maybe, because they feel lonely, and they aren't have anybody to talk with, so they pour it into a poem.
Most of the poem-author are like to be alone, and they are so lonely. You know what? Their life is full by pains. But, they try to be patient. So most of their life is used to absorbed in thought or pray . Don't you think it's so sadden?
And you know, why I talking about this? Actually, I also feel lonely as their feel.
Ouch, I'm sorry if it's too long.
(Gomen nasai!)
OK, that's all from me.
Keep writing!! ;D
hey. I was forget about this.
If you want, you can join the author-community. It's the community of people who want to be an author. I also a member of it, and it's so fun.
Just open this web:
http://www.kemudian.com/node/28
Take care!
met hari raya idul fitri.
mohon maaf lahir dan bathin.
:)
Hi Yaasin!
Hmmm... i love your poem at all. But in my opinion, your template is bad. Im sorry >o<. I tell it to you because your blog is telled about the poem and i dont think it's a good idea that the "Kurosaki Ichigo" picture is on your blog. So, change it to the Sunset or the Ocean picture, and the colors of the blog must be look so fresh, ok!!!
konnichiwa.
Iya aku setuju juga dgn fauzan. Lebih baik diganti gambar Ichigonya, cz isinya ttg puisi, bertentangan sama temanya.Jdikan kesannya kurang nyambung gitu. Hho sory ia.
btw kok gak nulis puisi lg?
oia ini blogku yg baru, isinya ttg puisi. Komen ya!
Posting Komentar